Thursday, March 7, 2013

Introduction of Knowledge Management



Knowledge Management merupakan salah satu topik terhangat pada saat ini baik di dunia industri maupun dunia penelitian informasi. Ini merupakan alasan mengapa kita perlu mengetahui Knowledge Management (Manajemen Pengetahuan). Knowledge Management (KM) atau Manajemen Pengetahuan mengacu pada pendekatan multi-disiplin untuk mencapai tujuan organisasi dengan menggunakan ilmu pengetahuan dengan sebaik-baiknya. KM berfokus pada proses seperti memperoleh, menciptakan dan berbagi pengetahuan serta dasar-dasar budaya dan teknis yang mendukung. Organisasi menyadari bahwa modal intelektual atau pengetahuan perusahaan merupakan aset berharga yang dapat dikelola seefektif aset fisik dalam rangka meningkatkan kinerja. Fokus dari manajemen pengetahuan adalah menghubungkan  manusia, proses dan teknologi dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan perusahaan. Profesional database saat ini adalah Manajer Pengetahuan masa depan, dan mereka akan memainkan peran integral dalam membuat koneksi-koneksi.

Knowledge Management Framework

Source : Translation of Artikel Introduction of Knowledge Management 

 

Analysing the Impact of Enterprise Resource Planning Systems Roll-outs in Multi-National Companies


Fergal Carton and Frederic Adam
University College Cork, Ireland
f.carton@ucc.ie
fadam @afis.ucc.ie


Organisasi yang telah berkembang, terutama perusahaan multi-nasional, telah berada di garis terdepan dalam penggunaan ERP. Mereka telah menggunakan sistem yang  terintegrasi dalam bisnis mereka untuk mencapai tingkat yang lebih tinggi dari standarisasi proses bisnis yang telah ada. Implementasi ERP yang paling umum di sebuah perusahaan multi-nasional adalah sistem Roll-out. Pelaksanaan sistem ERP di perusahaan multinasional secara global dilihat dalam upaya untuk mencari jalan keluar permasalahan, bagaimana cara manajemen untuk mempertahankan perusahaan mereka dalam memenangkan reputasi lokal untuk keunggulan dan efisiensi dalam menghadapi perubahan organisasi. Dari studi yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa mekanisme sangat diperlukan untuk lebih memahami bagaimana penerapan sistem Roll-out, dan juga melihat kelebihan dan kekurangan dalam pengimplementasian Sistem Roll-out tersebut. Setelah itu baru dapat diputuskan apakah ERP dengan sistem Roll-out akan diterapkan pada perusahaan multinasional tersebut.

Source : Translation of Journal "Analysing the Impact of Enterprise Resource Planning Systems Roll-outs in Multi-National Companies"

ERP Demystified (Second Edition) By Alexis Leon


ERP merupakan bagian dari perusahaan yang sangat penting. Kekuatan dan potensi dari ERP berasal dari model bisnis tradisional ke model bisnis perusahaan. ERP mencoba untuk mengintegrasikan seluruh departemen dan fungsi seluruh perusahaan ke sebuah sistem komputer tunggal yang dapat melayani kebutuhan semua departemen yang berbeda-beda. ERP menggantikan sistem komputer lama dalam bidang keuangan, SDM, manufaktur, dan gudang, dengan sebuah program perangkat lunak tunggal terpadu yang dibagi ke dalam modul perangkat lunak yang kira-kira mendekati sistem yang lama. Bidang keuangan, manufaktur dan gudang masih mendapatkan perangkat lunak mereka sendiri, kecuali perangkat lunak yang sekarang dihubungkan bersama sehingga seseorang di bidang keuangan dapat melihat ke dalam perangkat lunak gudang untuk melihat apakah pesanan telah dikirimkan. Kebanyakan vendor software ERP memang sudah cukup fleksibel untuk dapat menginstal beberapa modul tanpa membeli seluruh paket.
   
ERP Framework 

Source : Translation of Artikel "ERP Demystified" (Second Edition) By Alexis Leon


DECISION SUPPORT SYSTEM by ZAD Institute of IT & Manajement


Sebuah DSS dapat didefinisikan sebagai sistem informasi berbasis komputer yang membantu pengambil keputusan dalam mengambil keputusan untuk permasalahan semi-terstruktur. DSS juga merupakan sistem yang interaktif berbasis komputer yang mendukung manajer dalam membuat keputusan yang tidak terstruktur. DSS sangat berguna bagi manajer dalam mengambil keputusan dikarenakan sistem DSS cepat dalam perhitungan dengan menggunakan sistem komputerisasi, dapat meningkatkan produktivitas, menghasilkan keputusan yang lebih baik, memudahkan dalam transmisi data. DSS ini dapat diklasifikasikan dalam beberapa jenis yaitu Fie Drawer Sistem, Sistem Analisis Data, Analisis Informasi Sistem, Sistem Akuntansi, Model Based Systems, Solver Oriented DSS¸ Suggestion Systems, Compound DSS, dan Text oriented DSS. Tujuan dari DSS ini ialah mengidentifikasi rencana dan tindakan yang potensial untuk menyelesaikan masalah, memberikan peringkat/prioritas di antara solusi yang diidentifikasi agar dapat diterapkan, dan memberikan daftar alternatif yang layak untuk diterapkan dalam menyelesaikan permasalahan.

Source : Translation of Artikel "Decision Support System" by ZAD Institute of IT & Manajement